Kwamki Narama

yang saya ketahui tentang Kwamki Narama


Dulunya adalah di kenal dengan Desa yang sangat indah dan pendudukannya sangant banyak dari berbagai suku,, dan di kenal degan desa yang sangat ramai dalam perkumpulan remaja dan kanak2 dan semuanya hidup dengan sempurna dan sangat ramai,begitu pun dalam berpendidikan,juga,sangat Kompak,dan kehidupnya,pun selalu ada kebersamaan,dalam melakukan Hal-hal apapun,dan waktu itu saya di Lahirkan disana,Pada Tangal,23,Juli,1993 dan saya Sekolah di SD Inpres kwamki 1,Kwamkinarama, dan Pada saat Saya SD saya sangat senang pada Guru-guru saya walaupun tempat tingalnya jau Tetapi mereka selalu semangat datang untuk mengajar, dan Teman-teman,atau sodara-sodaraku yang,ikut sebangku degan saya di SD pada waktu itu ada yang tidak Mampu untuk melanjutkan SD, dan juga karna terpaksanya dari orang tua untuk, Menika,karna banyak halangan teman2ku dan sdara2ku tidak bisa melanjutkan Sekolah dasarnya,dan pada saat saya lulus dari SD saya langsung mendaftarkan Diri di Sekolah Menega Pertama (SMP N 2),Di Timika,dan teman2ku yang lain juga mendaftarkan SMP di timika, ada yang masuk di SMP yapis,Bernadus,dan Lain2.dan Kalau selalu Kami Pulang Sekolah dari Timika,kami selalu Ketemu di Pasar,Terminal Kwamkinarama,Dan kami Selau naik satu angkut,ramai2 ke Rumah Pulang ke Desa,Kami selalu begitu dan sangt ramai,Begitu,pun juga SMK,ku kami selalu Pulang Sekolah dari Sekolah masing Tetapi kami selalu bersatu dalam Angkut dan Pulang Ramai” Ke Desa,dan waktu itu anak2 juga selalu ramai Waktu pulang sekolah,atau waktu bermain,Bola dan kami selalu ramai,dalam melakukan Berbagai macam Kegiatan,Di Kwaminarama,Yang Tercinta,dan Terindahhhhh ini..    



“Konflik”

Dan pada saat itu saya mendengar ada masalah keluarga dan Tiba-tiba Terjadi tawuran antar keluarga Baku lempar batu,kayu dan pada saat itu ada yang kena batu di kepalanya, lalu berdara dan sdara2 mulai mara dan memakai anak,pana dan pada saat itulah terjadi peperang antar keluarga dan,makin lama makin memanas Peperangan Tersebut dan ada juga yang membakar rumah2 dan pada saat itulah warga2 dan suku2 yang lain menigalkan kwamkinarama dan pergi ke kota Menginap di Timika karna terjadi peperangan, sampai saat ini peperangan tersebut masih berjalan, dan tidak ada yang bisa menggamankan peperngan tersebut, dan juga ada yang datang dari kampung2 membawa masalah baru di kwamkinarama,memulai peperangan, dan makin banyak orang yang datang dari kampung  membawa masala,dan terjadi peperangan tersebut itulah, banyak anak2 kwamkinarama yang tidak bisa mengikuti Pendidikan SD maupun SMP di kota,Timika dan ada anak2 pelajar yang gabung Mengikuti peperangan, tersebut dan gara terpengaru dalam peperangan tersebut, tidak bias melanjutkan Pendidikan LAgi walapun Keadaanya Suda Membaik,Dan,Polisi,Tentara,Brimob,POM, juga tidak bisa mengamankan Peperangan Suku tersebut, Walapun Polisi Menembak Peluru diatas udara Masyarakat terus Berperang,Dan juga Polisi,tentara Mulai Mengambil Tindakan,Menembak MAsyarakat,Dan masyarakpun juga menembak Polisi dan Keadaan Makin Memasan Dan juga Masyarakat pun Membakar Beberapa Mobil Angota,dan Bus angota, masyarakat  maunya, Kalo Pihak kami terkena pana Lalu mati, Pihak Musu juga HArus Kami membalas, Mereka Juga Harus Mati satu, jadi perinsipinya harus Baku balas.
Dan Inilah Masyarakat membakar mobil angota, dan Bus angota,pada saat terjadi peperangan Tersebut


        


“keadaan Membaik”

Dan sekarang peperangan tersebut sudah aman dan mulai membaik, dan Teman2 kami atau adik- adik sudah mengikuti pendidikan dengan baik, SD Maupun Sampai SMA, dan kami yg kulia di luar papua Sangat banga mendengar kata tersebut, Bahwa sudah mengikuti pendidikan dengan baik, kami juga disini, kulia untuk membagun Tempat kami, Yaitu Timika, Desa kwamki-Narama dan sudah Mulai banyak Anak-anak kwamki-narama yg Kulia Di pulau Jawa, dan Kami Pun sangat Banga, Dan Ada juga Lagi yg sudah wisudah itupun, Kakak kami, kami,pun sangat banga, dan senang walaupun, org Tua kami Ikut Berperang Tetapi tetap Mensekolah,kan anaknya, untuk Masa Depan, Kami sangat Bangga Terhadap orang Tua kami,Terimakasih Bapak, Ibu Yg selalu Memukul Kami untuk Sekolah dan Menjadi Orang Besar,

 Walapun, Kami malas pergi Sekolah Orang Tua Trus Pukulin, atapun Di Tembak Pake Anak,Panah Di Kaki, Cuma Gara2 Harus pergi ke Sekolah Terimakasih Bapa Memang Luar Biasah, Gara2 orang Tua Suru Kami sekolah, kami bisa sampai Pendidikan Di Luar Papua, Atau di Pulau jawa,dan Kadang Orang tua Memarahai, kami Untuk Pergi Sekolah dengan Kata, Orang Tua Kami katakan bahwa Kamu Sekolah ini Bukan Untuk Kami Tetapi Untuk Kamu dan Keluarga,mu atau Istri,Mu. Tetapi Kami sangat Banga, Terhadap Orang Tua Kami, dan Mestinya, Kalo Kami sudah Mulai Mendapat Pekerjaan Atau Menjadi orang berada, Kami Harus Pertama, Membahagiakan, Orang Tua Kami, Karena semuanya berawal dari orang Tua Kami Bisa Seperti Ini, Walaupun, Masih Kecil Kami angap Kami Tidak Mungkin, Tetapi Jadi Mungkin Atau Nyata, Itu Semua Dari Orang Tua Kami, Gara2 orang Tua Kami Bisa Menjadi Apa,pun,( Menjadi Orang Besar,/ Orang yg berwibawah, /Mendapat,kan Pekerjaan, Itu Semua Gara2 orang Tua Kami Pasti Bisa.Terimakasih, Banyak, Bapak,Ibu, dan dan terutamah TUHAN Karna TUHAN Selalu Melindungi Kami dalam Perjalanan Kami,yang Kami Lakukan di Papua atau Di Luar Papua Terimakasih, Banyak TUHAN, yang Selalu Melindungi Kami dalam Hari,Ke hari Dan Tahun, Ke Tahun, puji  Nama,Mu dimuliakan
 
  
Mari kita bergandengan tangan untuk Pembangunan kwamki Narama dengan satu Tujuan, pemikiran untuk Membangun

 One Love
One Heart For Kwamki Narama


Comments